Saturday, 21 April 2018

Biografi Ustadz Sugi Nur Raharja (Gus Nur) dan Polemiknya


Inspirasi Kita  - Ustadz Sugi Nur Raharja (Gus Nur) lahir di salah satu desa di Banten pada tanggal 11 Februari 1974 . Lalu kemudian pada usia 2 tahun pindah ke Bantul Jogjakarta. Karena Jogjakarta merupakan rumah kediaman ibunya, selama kurang lebih 3 tahun lamanya. Setelah itu Gus Nur pindah ke  sebuah desa  yang bernama Gempeng, kecamatan Bangil, kabupaten Pasuruan, provinsi Jawa Timur.

Gus Nur terkenal sebagai penulis dan seorang dai. Ia menjadi sorotan publik dan terkenal karena video-videonya banyak tersebar di dunia maya. Beragai isu pun dibahas oleh Gus Nur. Bahkan ada yang kontroversial. Dan inilah yang mendorong pro dan kontra dalam masyarakat saat menilai dakwah Gus Nur.

Menurut kabar yang beredar dan dilansir Santri online, video unggahan pada 27 Juli 2017 dengan judul Gus Abal-Abal Gak Faham Kitab Kuning, Gak Faham Kitab Gundul menjadi perbincangan masyarakat, terlebih warga Nahdliyin.  Video merupakan bentuk respon dan jawaban atas beredarnya video yang berjudul “Pelacur Offline, Pelacur Online, Pelacur Agama " yang isinya cenderung menyinggung Ketum PBNU, KH Said Aqil Siroj

www.berita168.com

Nama Gus Nur kembali melejit dan viral dikarenakan menghina NU, Banser dan Ansor. Contohnya yakni Gus Nur dalam fanpage-nya , memaki, mengina dan melecehkan banser dengan ungkapan, “Banser, seragammu banser, hatimu iblis.” Selain itu, ia juga mengumpat, “lihat kebobrokan dalam NU, Ansor dan Banser bobrok. NU itu sakit, banser itu sakit.”

Baca juga:
Istimewanya Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018
7 Kebiasaan Manusia yang Kurang Efektif

Namun akhirnya Gus Nur klarifikasi dan tabayun saat diundang oleh Pengurus Cabang GP Ansor kota Surabaya atas ujaran kebenciannya yang dialakukannya terhadap  NU, Kiai NU, Banser, dan Ansor. Proses klarifikasi  berjalan alot dan panas. Gus Nur akhirnya meminta maaf  saat diputarkan videonya yang menghina dan mencaci-maki kiai dan banser NU.


www.suaraislam.co

Gus Nur mengatakan saat klarifikasi di gedung PCNU kota Surabaya, yakni intinya  dia dan NU sudah baikan. Dia bilang ia akan memperbaiki dirinya sendiri. Orang lain tidak akan bisa mengubah kita, kalau bukan diri kita sendiri.. Jangan diplintir-plintir lagi ya beritanya.

Sekian dulu ya sob. Begituah sepenggal cerita kekontroversialan Gus NUR. Thanks for read.

Sumber gambar sampul: www.3.bp.blogspot.com

Previous Post
Next Post

0 komentar: